Awas Potensi Permainan Izin LPG SPBE Pertamina Komisi VII

Awas Potensi Permainan Izin LPG SPBE Pertamina Komisi VII

Lintas Bisnis.com Jakarta – Mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri makin aktif membongkar borok pengelolaan sektor energi nasional. Kali ini dia membeberkan keganjilan dalam bisnis gas 3 kg.

Faisal membeberkan, praktik culas yang dijalankan di tubuh Pertamina. Istilahnya perampokan isi tabung gas.

Dijelaskannya, sesungguhnya setiap tabung gas 3 kg tidak diisi penuh alias masih menyisakan ruang 5-10 persen. Dari situ mereka mengambil untung yang dijual ke Stasiun Pengisian Bahan Elpiji (SPBE). Satu tabung gas sekitar Rp 300.

“Setiap tabung menyisakan sekitar 5 sampai 10 persen elpiji,” ujar Faisal usai diskusi di Kantor INDEF, Jakarta, Selasa (26/5).

Faisal menegaskan, permainan ini hanya diketahui persis ‘orang dalam’ Pertamina. Sebab mereka tahu betul berat tiap tabung gas yang masuk ke SPBE.

Faisal menaruh curiga setelah ada rekannya yang mencoba menimbang ulang tiap tabung gas di SPBE namun dilarang Pertamina.

“Ada kawan saya yang beli alat timbang Rp 5 miliar, tapi tidak boleh sama Pertamina karena tidak boleh ada pengukuran ulang. Negara apa ini?” katanya heran.

“Timbangan adalah alat vital dalam perdagangan. Jika mempermainkan timbangan sudah mendarah daging, sistemik dan massif, peradaban bakal terancam,” tegas Faisal.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply