Home / Finansial / Bitcoin Melemah, Sinyal Bearish Muncul dari Sejumlah Indikator

Bitcoin Melemah, Sinyal Bearish Muncul dari Sejumlah Indikator

LINTAS BISNIS — Harga Bitcoin mengalami pelemahan pada perdagangan Senin (27/4/2026) pagi, seiring munculnya sejumlah sinyal bearish dari indikator utama yang memicu kekhawatiran koreksi jangka pendek di pasar kripto.

Berdasarkan data pasar, Bitcoin turun sekitar 1,5% ke kisaran US$77.000 per koin. Pelemahan ini terjadi setelah reli sebelumnya tertahan di area US$79.400, yang menjadi level resistensi kuat dalam beberapa hari terakhir.

Tekanan tidak hanya terjadi pada Bitcoin. Sejumlah aset kripto utama lainnya juga mencatatkan penurunan, di antaranya Ethereum yang terkoreksi sekitar 2,8%, BNB melemah 1,6%, serta Solana yang turun lebih dari 2,5%. Koreksi ini mencerminkan melemahnya sentimen pasar secara keseluruhan.

Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah Coinbase Premium Index yang berbalik negatif untuk pertama kalinya sejak awal April. Indeks ini mencerminkan selisih harga antara bursa Coinbase—yang banyak digunakan investor institusi Amerika Serikat—dengan bursa global lainnya.

Perubahan ke zona negatif menunjukkan bahwa permintaan dari investor AS mulai mereda. Padahal sebelumnya, arus masuk dana dari wilayah tersebut menjadi pendorong utama kenaikan harga Bitcoin dari kisaran US$66.000 hingga mendekati US$79.000.

Selain itu, aktivitas investor besar atau “whale” yang masih tinggi turut menambah tekanan pasar. Posisi besar yang belum terdistribusi berpotensi memicu aksi jual apabila sentimen memburuk.

Secara teknikal, kegagalan Bitcoin menembus level psikologis US$80.000 memperkuat indikasi melemahnya momentum bullish. Dalam kondisi ini, analis melihat potensi koreksi lanjutan menuju area support di kisaran US$72.000 hingga US$75.000.

Meski demikian, pelemahan ini dinilai masih dalam kategori koreksi sehat setelah reli yang cukup panjang. Pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada kembalinya minat beli, khususnya dari investor institusi.

Pelaku pasar kini mencermati apakah Bitcoin mampu kembali menguji level resistensi atau justru melanjutkan fase konsolidasi dalam jangka pendek.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *