LINTAS BISNIS – GAC Indonesia bersama Indomobil Group kembali menorehkan prestasi di kancah internasional dengan meraih sejumlah penghargaan bergengsi dalam ajang GAC International Partner Conference 2026. Forum global tersebut dihadiri lebih dari 700 mitra dari 87 negara dan wilayah.
Mengusung tema “Driving Forward. Winning Together”, konferensi ini menjadi wadah bagi GAC dan para mitranya untuk memperkuat kolaborasi sekaligus menegaskan arah masa depan industri otomotif yang kini semakin terintegrasi dengan teknologi kendaraan listrik, kecerdasan buatan (AI), dan inovasi robotika.
Dalam ajang tersebut, Indonesia melalui kemitraan dengan Indomobil Group tampil sebagai salah satu kontributor terbaik di jaringan global GAC. Pencapaian ini menunjukkan daya saing industri otomotif nasional di level internasional.
Dari sektor manufaktur, GAC Indonesia berhasil meraih KD Localization Award berkat keberhasilan implementasi produksi lokal melalui skema Completely Knocked Down (CKD). Proses perakitan ini dijalankan oleh PT National Assemblers, yang dinilai sebagai salah satu fasilitas terbaik dan tercepat dalam jaringan global GAC. Dalam satu tahun, fasilitas tersebut mampu memproduksi beberapa model sekaligus, seperti AION Y Plus, AION UT, AION V, dan Hyptec HT.
Sementara itu, dari sisi penjualan, dealer GAC AION di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) berhasil meraih Sales Champion Award sebagai cabang dengan performa penjualan terbaik secara global. Capaian ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar strategis kendaraan listrik GAC.
Di sektor layanan purna jual, GAC Indonesia juga meraih Annual Top Service Star. Penghargaan individu diberikan kepada Dwi Susilo, Kepala Bengkel GAC AION cabang Warung Buncit, atas kontribusinya dalam pengembangan layanan dan transfer pengetahuan teknis kendaraan listrik kepada tenaga kerja lokal.
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata peran strategis Indonesia dalam ekosistem global GAC. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendorong inovasi serta menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih unggul bagi konsumen.
Dengan pencapaian ini, Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pemain penting dalam rantai industri kendaraan listrik dunia, mulai dari produksi hingga layanan purna jual.





