Home / Otomotif / Diva Ismayana Podium Kedua, Ducati MX Team Indonesia Tampil Kompetitif

Diva Ismayana Podium Kedua, Ducati MX Team Indonesia Tampil Kompetitif

LINTAS BISNIS – Ducati MX Team Indonesia mengawali putaran final Cleosa Series Championship 2026 dengan hasil positif. Pembalap andalannya, Diva Ismayana, berhasil finis di posisi kedua pada Race 1 kelas AKRM MX Open yang berlangsung di Sirkuit Akarmas Sumbing Mountain, Wonosobo, Jawa Tengah.

Diva menunjukkan performa kompetitif dalam balapan yang berlangsung sengit hingga lap terakhir. Meski sempat terjatuh saat terlibat duel dengan M Zidane dari No Limit Racing Team, pembalap Ducati Desmo450 MX tersebut mampu bangkit dan mengamankan podium kedua.

Sebelum balapan utama, dua pembalap Ducati MX Team Indonesia juga menunjukkan hasil menjanjikan pada sesi Time Practice atau Qualifying.

Diva menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 1 menit 22,514 detik. Sementara rekan setimnya, Hilman Maksum, berada di posisi kelima dengan waktu 1 menit 24,110 detik.

Memasuki Race 1 pada sore hari, persaingan langsung berlangsung ketat sejak gate start diturunkan. Diva dan M Zidane tampil agresif dan berhasil menguasai barisan depan pada awal balapan.

Duel keduanya berlangsung sengit di lap-lap awal. Namun, upaya Diva untuk terus menekan lawan membuatnya melakukan kesalahan hingga terjatuh. Beruntung, ia dapat segera bangkit dan kembali melanjutkan balapan.

Meski kehilangan sejumlah waktu, Diva masih mampu mempertahankan posisi ketiga, tepat di belakang Delvintor Alfarizi dari AKRM Akarmas Racing Division.

Memasuki lima menit terakhir, persaingan di barisan depan semakin memanas. M Zidane dan Delvintor saling berebut posisi terdepan sebelum sebuah insiden membuat Delvintor terjatuh dan tidak dapat melanjutkan balapan.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan Diva untuk memperbaiki posisinya. Dengan menjaga konsistensi hingga akhir lomba, pembalap bernomor start #26 itu berhasil menyentuh garis finis di posisi kedua sekaligus mengamankan podium Race 1.

Sementara itu, Hilman Maksum harus menjalani balapan yang lebih sulit. Kesalahan strategi saat start membuatnya tertahan oleh sejumlah pembalap yang melebar dan berkumpul di tikungan pertama.

Kondisi tersebut membuat Hilman kehilangan banyak posisi dan harus memulai perjuangan dari rombongan belakang. Meski berupaya memperbaiki posisinya sepanjang balapan, ia akhirnya menyelesaikan Race 1 di urutan kesembilan.

Diva mengaku cukup puas dengan hasil yang diraihnya, meskipun masih menginginkan pencapaian lebih baik pada balapan berikutnya.

“Balapannya cukup seru sejak awal, terutama karena persaingan di depan sangat ketat. Saya sempat terlibat duel dengan M Zidane, tetapi sayangnya saya terlalu memaksakan diri dan melakukan kesalahan hingga akhirnya terjatuh. Setelah itu saya berusaha untuk tetap tenang, kembali fokus, dan mengejar posisi di depan,” ujar Diva.

Ia menambahkan, peluang untuk naik ke posisi kedua menjelang akhir balapan menjadi kesempatan yang berhasil dimanfaatkannya dengan baik.

“Beruntung ada kesempatan untuk naik ke posisi kedua menjelang akhir balapan. Tentu saya masih ingin mendapatkan hasil yang lebih baik di Race 2 besok,” katanya.

Di sisi lain, Hilman mengakui hasil Race 1 belum sesuai dengan harapannya. Ia bertekad memperbaiki penampilan pada balapan berikutnya.

“Race 1 hari ini cukup sulit buat saya. Saat start, saya sedikit tertinggal karena salah strategi dan situasi di tikungan pertama cukup ramai sehingga saya kehilangan banyak posisi. Setelah itu saya mencoba memperbaiki posisi secara bertahap, tetapi memang tidak mudah untuk mengejar rombongan depan,” ungkap Hilman.

“Hasil hari ini belum sesuai harapan, saya akan mencoba tampil lebih baik di Race 2 besok,” tambahnya.

Dengan satu balapan tersisa, Ducati MX Team Indonesia masih memiliki peluang untuk menutup putaran final Cleosa Series Championship 2026 dengan hasil maksimal melalui penampilan Diva Ismayana dan Hilman Maksum di Race 2.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *