Home / Bisnis / IHSG Anjlok 8,69% dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp922 Triliun

IHSG Anjlok 8,69% dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp922 Triliun

LINTAS BISNIS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam sepanjang periode perdagangan 2–5 Juni 2026. IHSG tercatat melemah 8,69 persen menjadi 5.594,7 dari posisi 6.127,3 pada pekan sebelumnya.

Sejalan dengan pelemahan indeks, nilai kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga menyusut 8,59 persen menjadi Rp9.807 triliun dari Rp10.729 triliun pada pekan lalu. Dengan demikian, nilai kapitalisasi pasar tercatat berkurang sekitar Rp922 triliun dalam sepekan.

Meski pasar saham mengalami tekanan, sejumlah indikator perdagangan menunjukkan pergerakan yang bervariasi.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengatakan rata-rata nilai transaksi harian selama pekan tersebut turun 5,71 persen menjadi Rp26,97 triliun dibandingkan Rp28,38 triliun pada pekan sebelumnya.

“Rata-rata nilai transaksi harian pekan ini turut turun sebesar 5,71 persen menjadi Rp26,97 triliun dari Rp28,38 triliun pada pekan sebelumnya,” ujar Kautsar dalam keterangan resmi yang dikutip Sabtu (6/6/2026).

Di sisi lain, rata-rata frekuensi transaksi harian mencatat peningkatan tertinggi, yakni naik 14,11 persen menjadi 2,41 juta kali transaksi dari 2,11 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Peningkatan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian yang naik 8,66 persen menjadi 33,63 miliar saham dari 30,95 miliar saham pada pekan sebelumnya.

Sementara itu, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) yang cukup besar. Pada perdagangan Jumat, investor asing membukukan net sell sebesar Rp3,73 triliun. Adapun secara kumulatif sepanjang tahun 2026, investor asing telah mencatatkan net sell mencapai Rp61,36 triliun.

Tekanan jual asing yang berlanjut di tengah pelemahan pasar turut menjadi salah satu faktor yang membayangi pergerakan IHSG dalam beberapa waktu terakhir. Namun, meningkatnya frekuensi dan volume transaksi menunjukkan aktivitas perdagangan di pasar saham domestik tetap berlangsung tinggi meskipun pasar berada dalam tren penurunan.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *