LintasBisnis.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat pada perdagangan Senin (14/9/2026).
Sentimen positif diperkirakan datang dari penguatan indeks bursa Wall Street pada akhir pekan lalu serta kenaikan harga emas dan tembaga. Namun, tekanan terhadap IHSG masih berpotensi datang dari aksi jual investor asing yang berlanjut di pasar saham domestik.
CGS International Sekuritas Indonesia dalam ulasannya, Senin (14/9/2026), memperkirakan IHSG akan bergerak pada rentang support 6.465–6.390 dan resistance 6.620–6.695.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.465–6.390 dan resist 6.620–6.695,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia.
Penguatan IHSG juga berpeluang mendapatkan dorongan dari pergerakan bursa saham Amerika Serikat. Mengakhiri perdagangan pekan lalu, indeks utama Wall Street kompak ditutup menguat setelah sebelumnya mengalami pelemahan selama beberapa hari berturut-turut.
Penurunan harga minyak mentah menjadi salah satu katalis positif bagi pasar. Selain itu, investor juga merespons data inflasi yang dirilis dengan mengabaikan peluang kenaikan suku bunga acuan.
Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi sekitar 2,44% menjadi US$100,50 per barel, sedangkan harga minyak jenis Brent turun sekitar 2,85% ke level US$104,61 per barel.
Meski demikian, secara mingguan harga WTI dan Brent masih mencatat kenaikan masing-masing hampir 10,46% dan 9,90%.
Dari sisi ekonomi, data inflasi Agustus tercatat naik 0,4% secara bulanan (mom) dan 3,4% secara tahunan (yoy), sesuai dengan ekspektasi pasar.
Sementara itu, inflasi inti yang tidak memasukkan komponen harga energi dan makanan meningkat 0,3% secara bulanan, sedikit lebih tinggi dibandingkan perkiraan sebelumnya.
Setelah data inflasi dirilis, probabilitas kenaikan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) meningkat menjadi sekitar 86%.
Pergerakan harga komoditas, kebijakan suku bunga, serta aliran dana investor asing akan menjadi sejumlah faktor yang perlu dicermati pelaku pasar pada perdagangan IHSG hari ini.
Untuk perdagangan Senin (14/9/2026), CGS International Sekuritas Indonesia merekomendasikan sejumlah saham untuk strategi trading.
Saham yang masuk dalam daftar rekomendasi tersebut yakni TAPG, AALI, ISAT, TINS, AMMN, dan EMAS.
Investor tetap perlu mencermati perkembangan pasar global, pergerakan harga komoditas, serta transaksi investor asing sebelum mengambil keputusan investasi.









