Metrodata Electronics Hadirkan Solusi Big Data & Secured DevOps

Metrodata Electronics Hadirkan Solusi Big Data & Secured DevOps

Lintas Bisnis.com Jakarta – PT Metrodata Electronics Tbk (“Metrodata”) yang bergerak di bidang Distribusi, Solusi, dan Konsultasi Teknologi lnformasi & Komunikasi, untuk ke 16 kalinya menggelar Metrodata Solution Day (”MSD 2019”), sebuah ajang pertemuan akbar bagi user teknologi informasi (Tl) di Indonesia dengan merangkul seluruh pemain TI terbesar di dunia daiam satu panggung.

Melalui topik Big Data & Secured DevOps: Center of Your Digital Transformation, dalam dua tahun terakhir Metrodata melihat perkembangan kebutuhan pelanggan dalam Big Data dan Data Visualization (Analytics) semakin meningkat yang berdampak pada nilai bisnis yang semakin besar.

Oleh karenanya, MSD 2019 membuat terobosan baru dengan menggandeng 4 komunitas untuk memberikan wawasan Iebih tentang Big data dan Secured DevOps saat ini. Mereka adalah komunitas DeVOps Indonesia, Data Science Indonesia, cyber Defense Indonesia dan DevSecOps Indonesia. Melalui spesialisasi dari masing-masing komunitas, mereka akan hadir di track sessions memberikan topik Big Data & Secure DevOps untuk berdiskusi dan berdialog dengan prinsipal dan pelanggan.

Selain itu, MSD 2019 juga menghadirkan Customer Talks sebagai sesi berbagi insipirasi atas penerapan terkini solusi Big Data dengan narasumber Vira Shanty, Chief Data Officer – OVO dan Kaspar Situmorang, Executive Vice President Digital Bank Rakyat Indonesia. Sedangkan untuk topik Secured DevOps menghadirkan nara sumber Kristian Oktavianus (Ch. Dona), CEO Cyber MANTRA Perkasa Sumberarta dan Frenky Guslove, Digital Banking Technical Chapter Lead BTPN.

“Strategi diversifikasi segmen bisnis dan produk yang diterapkan Metrodata sejak beberapa tahun Ialu menjadi salah satu penunjang terbesar positifnya kinerja di semester I tahun 2019. Tidak hanya terhadap diversifikasi produk namun juga terhadap segmen bisnisnya,” ujar Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk, Susanto Djaja di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Di awal tahun 2019, kata dia, pihaknya memutuskan untuk melakukan konsolidasi bisnis dan membentuk unit bisnis baru yaitu Big Data & Analytics yang di dalamnya terdiri dari Business Intelligence, Data Management, Big Data, Machine Learning, Enterprise Performance Management dan Social Media & Sentiment Analytics.

“Dengan konsolidasi kompetensi di grup Metrodata ini, kami akan Iebih solid dan Iebih matang dalam memberikan solusi yang lengkap kepada para pelanggan kami karena didukung oleh unit bisnis Big Data & Analytics yang terpusat,” ungkap Susanto.

“Untuk memastikan bahwa solusi yang kami tawarkan memiliki daya jual tinggi, Metrodata sudah menerapkan beberapa solusi seperti Cloudera, Talend, Qlik, SAP Business Objects, dan Microsoft Power BI untuk solusi Big Data & Analytics baik yang on premise maupun berbasis cloud. Serta solusi DevOps dengan Red Hat Openshift dan Pivotal,” tambah dia.

Sementara itu, Vice President Secure Power Business, Schneider Electric, Yana Achmad Haikal menyampaikan, bahwa Schneider Electric akan menjelaskan mengenai solusi hybrid cloud yang akan memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan data yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kapasitas dan anggaran perusahaan.

Berbagai pilihan data center telah tersedia di pasaran memungkinkan manajemen perusahaan dan staf Tl mengkombinasikan pengelolaan datanya baik dengan centralized data center on premise, cloud, maupun local edge data center.

“Dengan solusi EcoStruxure IT dari Schneider Electric, arsitektur terbuka berbasis IoT untuk manajemen data center, perusahaan dapat mengoptimalkan kinerja Infrastruktur yang memungkinkan konsolidasi data dari berbagai aset infrastruktur data center di pusat cloud dan memberikan anallsa prediktif dan proaktif untuk pengambilan keputusan secara real time,” ungkap Yana.

Sedangkan, Country Manager, Cloudera Indonesia, Fanly Tanto menyampaikan, banyak organisasi di Indonesia dan Asia Pasifik telah menyadari nilai dari big data, dimana diperkirakan membelanjakan sebesar US$22,2 miliar untuk solusi big data analytics di tahun 2021. Untuk memaksimalkan nilai dari big data, perusahaan harus mampu menangani studi kasus terkait dengan manajemen data dan analitik yang tersebar, mulai dari sekeliling kita hingga ke tingkat kecerdasan buatan.

“Kami berupaya untuk memberdayakan organisasi di Indonesia dengan kemampuan melalui Cloudera Data Platform (CDP), yang menawarkan platform komprehensif dengan kemampuan multi fungsi, keamanan yang terintegrasi dan kemampuan tata kelola. Dengan CDP, organisasi dapat menjaIankan data management, data warehousing, dan machine learning antar lingkungan hybrid dan muIti-cloud dengan lebih mudah, cepat dan aman untuk meningkatkan skala usaha mereka ke depan,” ujar Fanly.

Selanjutnya, General Manager, Dell Technologies Indonesia, Richard Jeremiah mengatakan, bahwa bagi Dell Technologies, tujuan perusahaannya adalah untuk mendorong kemajuan manusia melalui akses teknologi yang lebih baik bagi orang-orang di seluruh dunia yang memiliki berbagai ide besar.

“Semua ide besar ini menghasilkan data dalam jumlah yang sangat besar, yang mendorong potensi kecerdasan buatan (AI). Dan bagi kami sangatlah panting untuk bisa menyediakan Infrastruktur Al yang tepat di lingkungan edge-core-cloud,” ujar Richard.

“Dell telah mengidentifikasi enam bidang utama dimana kami akan memusatkan upaya inovasi besar-besaran untuk membangun infrastruktur yang tepat untuk era data ini paradigma pemrosesan baru, komputasi edge dan analitik, penyimpanan dan perlindungan data, model operasional muItI-cloud, lnfrastruktur berbasis perangkat lunak, dan mobilitas data. Semua inovasi tersebut akan diterjemahkan ke dalam berbagai fitur, produk dan kapabilitas dari seluruh portofolio Dell Technologies,” tambah dia.

”Kehadiran Huawei Enterprise Indonesia dalam Metrodata Solution Day 2019 merupakan komitmen kami untuk mengakselerasi transformasi digital dan menumbuh kembangkan ekosistem Huawei dalam berbagai sektor industrl di Indonesia, melalui solusi end-to-end yang meliputi data center, storage, security, network, hingga infrastruktur cloud yang berbasiskan Kecerdasan Buatan (Al),” kata CEO Huawel Enterprise Business Group Indonesia, Roger Zhang.

“Intel memungkinkan dan mendorong terbentuknya ekosistem untuk mengakselerasi transformasi digital daiam berbagai industri, seperti pabrikan, ritel, smart city, layanan kesehatan di seluruh dunia. Indonesia, sebagai negara berpopulasi paling padat nomor 4 di dunia, mempunyai potensi besar untuk berkembang melampaui negara-negara yang mengadopsi solusi AI dan IOT. Kami telah mengalami banyak upaya momentum percepatan digital di Indonesia,” ujar Director of Intel APJ Teritorry, Channel Scale and Partners, Arunava Chakrabarty.

Sementara itu, Director of Marketing and Operations, Microsoft Indonesia, Linda Dwiyanti mengatakan, jumlah software engineer di tanah air meningkat 11% lebih cepat di luar industri teknologi dibandingan dalam industri teknologi, angka ini menunjukkan bahwa perusahaan, bahkan di luar industri teknologi merespon transformasi digital lebih cepat dari yang diperkirakan.

Untuk bersaing dan tumbuh dalam kondisi ini setiap perusahaan akan membutuhkan tingkat intensitas teknologi yang cukup melalui Implementasi teknologi digital yang lebih cepat. Microsoft Indonesia, sebagai salah satu penggerak transformasi digital menghadirkan berbagai solusi untuk meningkatkan intensitas teknologi ini melalui Solution Areanya seperti: Modern Workplace, Data & Artificial Intelligence, dan lain-lain.

“Kami ingin pelanggan kami yang menggunakan solusi Ini untuk dapat memberdayakan kawasan mereka, lebih berinteraksi dengan pelanggan mereka, mentransformasi produk mereka, dan mengoptimalkan kemampuan operasionalnya,” tutur Linda.

Lebih lanjut, Country Manager, NetApp Indonesia, Ana Sopia menyampaikan, transformasi digital telah mendominasi agenda setiap organisasi. Oleh karena itu, para pemimpin dan pembuat keputusan kini menggunakan data untuk menemukan cara baru berinteraksi dengan pelanggan dan tetap kompetitif.

“NetApp menawarkan orsanisasi solusi arsitektur pengelolahan data yang disederhanakan, seamless, dan terintegrasi ‘from the edge to the core to the cloud’. Melalui kerjasama strategis dengan Metrodata, kami dapat memberlakukan solusi hybrid multlcloud komprehensif untuk mendukung pelanggan di lebih dari 150 kota di Indonesia dengan mengelolah big data dan menyederhanakan operasi DevOps mereka,” jelas Ana.

Sedangkan Analis lndependen perusahaan Gartner memprediksi, bahwa tahun 2020, pelanggan akan mengelola 85% dari hubungan daring mereka tanpa berinteraksi dengan manusia. Haslinya, baru pengalaman digital pelanggan yang mendalam dan AI merupakan kunci untuk memenangkan pengguna.

Multiexperence development platforms (MXDP) memungkinkan pengembangan mobiliti, web responsif, progresif web aplikasi, suara, dan lebih dari itu organisasi dapat memberikan solusi dan mudah memasukkan pengalaman di masa depan. Out Systems, saat ini disebut sebagai Leader In the Gartner Magic Quadrant untuk MXDP, teIah menambahkan kecerdasan buatan dan kemampuan machine learning bagi para low-code terkemuka pengembangan platform.

“Dengan OutSystems, organisasi mendapatkan kekuatan untuk memanfaatkan otomatisasl, his data, dan DevOps untuk menciptakan portal swalayan, merespon permlntaan teks dan suara, menlngkatkan Iayanan pelanggan, dan masih banyak Iagi”, kata Vice President of APAC, OutSystems, Mark Weaser.

Country Manager, Red Hat Indonesia RulIy Moulany mengatakan, pihaknya bangga dapat mendukung Metrodata Solution Day dan menampilkan Red Hat OpenShift, platform kontainer Kubernetes yang komprehenslf dalam mengelola hybrid cloud dan menerapkan multicloud.

“Red Hat OpenShift optimis daIam meningkatkan produktifitas developer dan mempromosikan Inovasi, serta telah dibangun guna mendukung kebutuhan pertumbuhan teknologi kontainer dalam membangun aplikasi yang dapat mendekatkan organisasi kepada kebutuhan pelanggan,” ungkap Rully.

Konferensi dan Eksibisi dalam satu hari ini menampilkan 11 Keynote Sessions den 4 Customer Talks, 40 Track Sessions termasuk 31 stan eksiblsl yang menampilkan berbagai solusl teknologi terkini dari mitra bisnis Metrodata sekaligus tempat berkonsultasi secara langsung dengan para ahli teknologi.
Agenda lengkap dapat diakses melalui https://msd2019.metrodata.co.id.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply