Home / Bisnis / J&T Express Catat Rekor Baru, Volume Pengiriman Tembus 9,18 Miliar Paket pada Kuartal II-2026

J&T Express Catat Rekor Baru, Volume Pengiriman Tembus 9,18 Miliar Paket pada Kuartal II-2026

Pengiriman di Indonesia tumbuh lebih dari 65 persen, didorong tingginya aktivitas e-commerce dengan kategori fashion sebagai kontributor terbesar.

LINTAS BISNIS – J&T Express mencatat tonggak penting dalam kinerja bisnis global pada kuartal II-2026 dengan membukukan volume pengiriman mencapai 9,177 miliar paket, meningkat 24,2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Untuk pertama kalinya sejak beroperasi, rata-rata pengiriman harian J&T Express menembus 101 juta paket per hari dalam satu kuartal, menegaskan kuatnya pertumbuhan bisnis logistik perusahaan di berbagai pasar.

Sepanjang semester I-2026, total volume pengiriman J&T Express mencapai 17,503 miliar paket, naik 25,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan kontribusi Asia Tenggara dan pasar internasional lainnya yang mencapai 33,6 persen dari total volume pengiriman perusahaan.

Di kawasan Asia Tenggara, volume pengiriman pada kuartal II-2026 mencapai 2,755 miliar paket, meningkat 63,2 persen YoY, sementara secara kumulatif semester pertama mencapai 5,523 miliar paket, atau tumbuh 71,2 persen. Peningkatan ini didukung penguatan infrastruktur, termasuk penambahan pusat sortir menjadi 127 unit dan 75 jalur sortir otomatis hingga akhir Juni 2026.

Indonesia menjadi salah satu motor pertumbuhan utama di kawasan tersebut. Pada kuartal II-2026, volume pengiriman J&T Express Indonesia meningkat lebih dari 65 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan didorong tingginya transaksi e-commerce, dengan kategori fashion menyumbang lebih dari 45 persen dari total pengiriman, disusul dokumen dan produk kecantikan.

CEO J&T Express Indonesia, Robin Lo, mengatakan peningkatan volume pengiriman mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perusahaan sekaligus menunjukkan kematangan ekosistem e-commerce nasional.

“Pertumbuhan volume pengiriman di Indonesia pada kuartal II 2026 merupakan refleksi dari meningkatnya kepercayaan pelanggan serta semakin matangnya ekosistem e-commerce nasional. Sebagai salah satu pasar strategis J&T Express di Asia Tenggara, Indonesia memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan bisnis Perseroan di tingkat regional,” ujar Robin Lo.

Di Tiongkok, J&T Express membukukan volume pengiriman 6,211 miliar paket pada kuartal II-2026 atau naik 10,6 persen YoY, didukung optimalisasi jaringan dan penambahan jalur sortir otomatis menjadi 346 unit.

Sementara itu, pasar internasional lainnya mencatat pertumbuhan paling agresif dengan volume pengiriman 211 juta paket, melonjak 136,5 persen YoY. Pertumbuhan didorong meningkatnya aktivitas e-commerce lintas negara, khususnya di Amerika Latin dan Timur Tengah, serta kolaborasi J&T Express dengan berbagai platform global seperti TikTok, TEMU, SHEIN, AliExpress, dan Mercado Libre.

Untuk menopang ekspansi tersebut, J&T Express menambah sekitar 700 outlet di pasar internasional hingga total mencapai 2.700 outlet, serta meningkatkan jumlah pusat sortir menjadi 52 unit per 30 Juni 2026.

Ke depan, J&T Express akan terus memperkuat investasi pada infrastruktur logistik, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas jaringan global guna mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan memenuhi kebutuhan pelanggan di berbagai pasar.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *